Sunday, June 25, 2017

[Debian] Cara Konfigurasi TCP / IP di Debian 7


Pada kesempatan kali ini,saya akan sekedar sharing/menjelaskan cara konfigurasi TCP/IP pada Debian 7 atau yang biasa disebut dengan debian "Wheezy".Yup,,tanpa Memperpanjang topik ini mari kita simak cara-cara konfigurasinya :

1. Lakukan Instalasi Debian 7

2. Ketik perintah nano /etc/network/interfaces

Dan Tampilan Awal pada bagian nano /etc/network/interfaces akan seperti ini :



3. Kemudian lakukan langkah dibawah ini :
- ubah allow-hotplug eth0 menjadi auto eth0
- ubah iface eth0 inet dhcp menjadi iface eth0 inet static
- Kemudian dibawah kalimat iface eth0 inet static Ketikkan perintah berikut
address 192.168.137.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.137.0
broadcast 192.168.137.255
gateway 192.168.137.1
Gambar Screenshot Tampilan Langkah ketiga


4. Kemudian lakukan langkah dibawah ini :
- Tekan Enter,lalu buat garis baru
- Ketikkan auto eth1
- Ketikkan iface eth1 inet static
- Kemudian dibawah kalimat iface eth1 inet static Ketikkan perintah berikut :
address 192.168.100.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.100.0
broadcast 192.168.100.255

Gambar Screenshot Tampilan Langkah keempat

5.Kemudian tekan tombol CTRL + X , Lalu Tekan Y , Dan Enter (Untuk Save)

6.kemudian ketikkan perintah service networking restart
Gambar Screenshot Tampilan Langkah keenam

7.ketikkan Perintah ping 192.168.137.1 lalu enter,dan tekan ctrl + x untuk menghentikan tes ping (ip address eth0)

8.ketikkan Perintah ping 192.168.100.1 lalu enter,dan tekan ctrl + x untuk menghentikan tes ping (ip address eth1)
Gambar Screenshot Tampilan Langkah ketujuh dan Delapan

9. Konfigurasi TCP / IP telah selesai di buat

Keterangan :
-> eth0 dan eth1 adalah keterangan ethernet 0 dan ethernet 1

-> Pada Langkah ketiga disebutkan untuk mengubah iface eth0 inet dhcp menjadi iface eth0 inet static dimaksudkan untuk mengubah settingan pada ethernet 1 yang awalnya adalah "DHCP" menjadi "Static"

-> Pada Langkah ketiga maupun keempat,ip address,netmask,network.broadcast dapat diubah sesuai dengan keinginan sendiri asalkan ipnya sama jenisnya

-> Ip gateway hanya digunakan 1 pada eth0,dan pada eth1 tidak diperlukan ip gateway karena gateway eth1 berasal dari ip addressnya

-> service networking restart berarti merestart network interfaces yang kita kerjakan,sekaligus mengecek apakah konfigurasi tersebut telah benar

-> ping ip address dimaksudkan untuk mengecek apakah ip tersebut telah dapat berjalan atau tidak


Demikian Penjelasan Mengenai Cara Konfigurasi TCP / IP pada Debian 7
Semoga Bermanfaat Bagi kita semua ...

2 comments:

  1. Numpang nanya,Itu IP eth0 sama eth1 itu bebas atau harus sesuai diatas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk Anonim,
      IP eth0 sama eth1 nya itu sebenarnya bebas sesuai ethernetnya.Asalkan Angka IP nya disesuaikan,jadi jika diaddressnya menggunakan 192.177.159.2 maka untuk network,broadcast,gateway,itu disamakan ketiga oktet tersebut.dan diujungnya dikasih angka berbeda.

      Catatan : Ip address untuk eth0 dan eth1 itu dibuat berbeda,jadi jika ip eth0 nya "192.177.159.1" maka eth1 nya dibedakan menjadi "192.177.160.1" dan yang lainnya

      Delete

Terima Kasih Telah Membaca Postingan Kali ini,Harap Komentar dengan Sopan ^^